Latar Belakang Proyek
BrightRoute Logistics adalah operator pengiriman last-mile berbasis Bangkok yang melayani Greater Bangkok Metropolitan Region. Pada pertengahan 2023, perusahaan mengoperasikan armada 200 kendaraan niaga ringan yang melayani kontrak pemenuhan e-commerce.
Program elektrifikasi BrightRoute dipicu oleh dua tekanan yang bersamaan. Pertama, biaya bahan bakar diesel dan LPG untuk armada telah naik 27% selama 18 bulan. Kedua, dua dari tiga klien utama BrightRoute telah memperkenalkan persyaratan keberlanjutan rantai pasokan.
Tantangan Teknis: Kapasitas Jaringan Depot
Depot Lat Krabang memiliki koneksi jaringan tiga fasa 200A. Pemasangan naif 48 charger 7 kW akan menarik beban puncak simultan 336 kW — hampir tiga kali kapasitas yang tersedia.
Solusinya adalah kombinasi penjadwalan pengisian cerdas dan load balancing dinamis, yang memungkinkan semua 48 slot BEV dilayani oleh koneksi jaringan yang ada tanpa upgrade kapasitas yang mahal.
Spesifikasi Peralatan
- 48 unit 7 kW single-gun AC charging pile — instalasi lantai dalam tiga baris; OCPP 1.6; IP54; toleransi ambient -20°C hingga 50°C
- 8 unit 20–40 kW DC charging pile — bay fast-charge khusus untuk kendaraan prioritas; OCPP 1.6
- Firmware dikonfigurasi untuk autentikasi RFID armada
Konfigurasi Manajemen Beban
Load balancing adalah elemen paling teknis kompleks dari proyek ini:
- Batas beban situs maksimum: 190 kW (memberikan headroom 5% di bawah batas pemutus 200A)
- Penunjukan kendaraan prioritas: 8 bay DC fast charger ditandai sebagai “Prioritas”
- Jadwal pengisian: Pesan OCPP SetChargingProfile yang dikirim dari sistem manajemen armada pada 17:30 setiap hari
Hasil: Delapan Bulan Operasi
Uptime dan Keandalan Armada 56 unit mencapai uptime 99,1% selama delapan bulan pertama operasi. Tidak ada kesalahan hardware charger yang tercatat dalam delapan bulan pertama.
Penghematan Biaya Energi Biaya energi listrik per km (berdasarkan tarif industri MEA yang berlaku) 38% lebih rendah dari setara diesel per km pada campuran rute yang sama. Ini mewakili penghematan tahunan sekitar THB 4,2 juta di seluruh armada Phase 1 48 kendaraan.
Throughput 56 charger memberikan kombinasi 1.440–1.500 sesi pengisian per minggu dalam keadaan tunak.
Komentar Klien
“Load balancing adalah bagian yang paling kami khawatirkan — kami telah mendengar cerita tentang operator armada yang harus meng-upgrade koneksi jaringan mereka dengan biaya dan penundaan yang sangat besar. Fakta bahwa charger Klitv mendukung SetChargingProfile dengan benar, dengan realokasi dinamis real-time, berarti kami bisa membuat koneksi 200A yang ada bekerja untuk 48 kendaraan.”
— Kepala Operasional Armada, BrightRoute Logistics
Ringkasan Spesifikasi Proyek
| Parameter | Detail |
|---|---|
| Negara | Thailand (Area Metropolitan Bangkok) |
| Depot | Lat Krabang, Bangkok |
| Total Unit | 56 (48× AC 7 kW + 8× DC 20–40 kW) |
| Standar Konektor | Type 2 (AC); CCS2 + adaptor GB/T (DC) |
| Protokol | OCPP 1.6 |
| Uptime (8 bulan) | 99,1% |
| Penghematan Biaya Energi | 38% vs. setara diesel per km |
| Sesi Mingguan | 1.440–1.500 |
Data kinerja disediakan oleh klien berdasarkan catatan sistem manajemen armada dan meteran energi depot. Nama klien dan lokasi telah dianonimkan atas permintaan klien.